Skema alat tembak tabung tv

Mungkin ini yang anda cari juga!

Dalam dunia service electronik segala benda electronik diharuskan berfungsi kembali dengan baik atau lebih baik, nah disini sering terjadi penurunan kinerja atau kualitas, dalam hal ini terjadi pada televisi tabung. penurunan kualitas gambar, yaitu warna yang kurang, warna yang dominan dan gelap dapat diatasi dengan dibersihkan filamen RGB nya sering disebut tembak tabung, berikut adalah skemanya:
skema tembak tabung tv
skema tembak tabung tv
skema diatas merupakan skema sederhana yang hanya  sebuah penyearah tegangan tinggi dan trafo stepdown biasa. dari skema diatas daftar dan penjelasannya yaitu:

  • S1,S2,S3,S4,S5 merupakan saklar biasa, yang fungsinya hanya pemutus saja, S1 dan S2 merupakan saklar utama dari sumber listrik, s1 untuk tegangan tinggi DC nya dan s2 untuk tegangan heaternya. sedangkan s2,s3,s4 adalah saklar tuk pemutus ke RGB
  • Tf adalah trafo filter, ini bisa dipakai atau tidak, sebaiknya dipakai agar arus listriknya terfilter dan bisa anda dapatkan di mesin mesin tv yang tidak terpakai lagi.pada bagian regulatornya.
  • R1 merupakan resistor 10watt fungsinya agar saat dihidupkan MCB rumah tidak jatuh, jadi sebagai slowstart. nilainya 8,2 ohm atau yang mendekatinya.
  • D1,D2,D3,D4 diodah penyearah bisa anda dapatkan pada penyearah ti mesin tv bekas atau beli dioda tegangan tinggi.
  • C merupakan elco dengan nilai 22uF - 220uF/ 450v
  • L merupakan lampu pijar, bisa anda gunakan lampu pijar mulai dari 50watt atau 100watt
  • T1 merupakan trafo biasa non ct, yang teganganya mulai dari 0, 3, 4.5, 6, 7.5, 9, 12v trafo ini bisa anda beli yang 500mA,750mA atau 1A. 
Cara penggunaannya yaitu pertama sekali anda harus mengetahui kali RGB, heater, ground heater dan G1. sebaiknya anda lepaskan dari pcb nya dan tinggalkan socket menancap ditabung. jagan posisi terhubung ke mesin pcb nya.  setelah sudah diketahui semua kaki kakinya di crt, pasangkan heater terlebih dahulu, lalu letakan kaki positif elco yang saya tulis to G1 ke kaki G1. dan pasangkan negatifnya ke tiga filamen RGB. jika anda gunakan satu kabel ya secara bergantian, jika anda buat tiga seperti diatas pasangkan saja semuanya. setelah terpasang. hidupan dulu saklar heaternya. cek apakah benar benar menyala. setelah menyala hidupkan saklar tegangan tingginya(S1) biarkan sebentar dan terakhir tekan saklar penghubung RGB nya satu persatu atau bergantian. saat saklar RGB itu ditekan biasanya ada percikan api didalam ekor tabung, yang menandakan proses bekerja.jika terlalu short maka lampu pijar akan menyala. krena ini lampu dibuat agar tidak memaksakan pembersihannya. sekian terimakasih... jika kurang mohon ditambahkan jika salah mohon dibenarkan.

12 komentar:

  1. Mas. Kalau pakai trafo 2 ampere bisa gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa aja mas, tapi kebesaran. dan pastinya harganya lebih mahal kalo kita gunakan yang 2 ampere. sebaiknya yang tepat 350mA, 500mA atau 1 ampere. jika 2 amper mubazir mas. karena yg kita butuhkan disini variabel dari tegangannya. bukan ampere nya.

      Hapus
  2. Gan lampunya harus nyala trus dari awal sampaikan penembakan warna rgb.soalnya saya coba awal star lampu gak nyala,trus pas penembakan warna rgb lampu cuman nyala kedip aja di saat penembakan warna.mohon minta pencerahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah begini gan, lampu itu kan diseri dengan filamen yang di bersihkan yaitu R / G / B jadi disaat kita tembakan filamen sedikit short maka lampu akan hidup seperti kedip atau hidup jelas, jika saat penembakan tidak nyala berarti filamen sudah bersih, lampu ini fungsinya sebagai pengaman juga agar tegangan tidak langsung saat short parah, jadi perlahan.

      Hapus
  3. bos jadi klo lamu boklam udah mati brati udah selesaiy ya bos

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah bang, lampu akan hidup bila ada yang short didalam filamen RGB nya

      Hapus
  4. Balasan
    1. Selama ini yang saya lakukan aman gan, bila gagal ya warna tetap dan tidak terjadi perubahan tidak ngefek. biasanya sih pasti ada perubahan sebelum dan sesudahnya.

      Hapus
  5. Saya cuma punya trafo 5 Amper kira2 aman tidak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebesaran gan trafonya, gunakan yang 350mA atau 500mA saja... kalo 5 amper bisa putus filamennya

      Hapus
  6. Setelah di dor nunggu crt dingin apa bisa langsung di nyalakan tv nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa gan, setelah dor langsung test aja, gk pp

      Hapus

berkomentarlah yang baik dan benar agar dapat membantu sesama, komentar akan saya balas di hari kerja dan jam kerja. jika komentar anda tidak saya balas berarti saya tidak bisa membalasnya dikarenakan saat dibalas tidak muncul komentar anda di postingan saya. mohon berkomentar lagi sampai saya balas. trimakasih, dan harap dimaklumi